Poetry – Mustahil

Sudah lama aku tak memandang matahari dengan cinta

Sudah lama aku tak memandang bulan dengan mesra

Sejak kau menjungkirbalikkan cintaku yang dulunya merona

Menjadikan hatiku gumpalan daging tak bermakna

Ku selalu menatapmu

Mengirimkan gelombang rindu dan kau tahu

Namun hatimu terlalu kuat berpadu

Mengaduk harapku dalam debu

Cipta semu jauh dalam sini

Hanya membuatku tuli

Membisukan tangis jiwa

Tapi mengendap dalam asa

Ku tahu kau bukanlah dewa

Hanya oasis di hariku yang hampa

Ku tahu kaubukanlah cahaya

Hanya lilinku dalam ruang maya

Dan aku bukanlah dewi yang pantas mendendangkan harmoni rindu

Bukanlah pemain harpa yang bisa mempersembahkan melodi janji

Aku hanya pemain belakang

Hanya mampu memandang siluetmu dari gelap layar hitam

Mencoba memandangmu dari buram kaca malam

Lebih baik ku menghilang

Menjarah kehampaan udara

Agar cinta ini bisa terbunuh dan tiada

Sign, Dylandia Elfyza

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s