[POETRY] Galau

Malam

Kelam

Dalam

Renungan mengetuk dendam

Bila ku menikam maka dunia akan meradang

Maya

Semu Debu

Bintang menyeringai malu

Tatkala mentari mengungkap cadarnya syahdu

Pagi datang

Gemuruh padang ilalang

Namun jiwaku tetap di antara jelaga hitam

Nyawaku berpendar padam

Galau, ya, aku galau

Aku berbaring pasrah di bawah langit yang berdarah

Rembulan terbelah

Melumuri kesucian sang perawan

Aku bercengkerama dengan setan

Dia sisipkan racun di antara mentari dan bulan

Menembak mataku dengan panah tak bertuan

Aku telah mati

Dalam genggaman iblis suci

 

Tertanda,

Dylandia Elfyza

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s