[HEART] Lupa

Cinta selalu punya dua sisi. Bahagia dan kecewa. Anehnya, sisi yang kedua terlalu akrab denganku.

Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, untuk berhenti kecewa, berhenti berharap, bahkan berhenti mencintai. Tapi, mungkin itu karena aku belum bertemu dengannya. Dan saat semunya telah terjadi, aku hanya berharap tidak pernah mengenalnya.

Mungkin, aku yang terlalu bodoh. Membiarkan diriku terbang terlalu tinggi, terlalu indah, terlalu lepas. Sehingga hati ini tidak tahu lagi bagaimana caranya kembali.

Ibuku mengatakan, lelaki selalu melakukannya tanpa arti. Wanitalah yang selalu disakiti. Sayangnya, ibuku mengatakan setelah aku terlanjur menyerahkan harap dan mimpiku padanya.

Satu menit aku mengira semuanya sudah berakhir, tapi jariku bergerak dengan sendirinya dan kembali menggali semua tentangnya. Namun, air mata ini tidak keluar.

Aku percaya, lupa adalah anugerah indah dari Tuhan. Jadi, satu-satunya hal yang kuinginkan kini hanya lupa. Melupakannya. Melupakan rasa ini. Dan kembali ke saat tanpa dirinya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s